Showing posts with label E-BOOK. Show all posts
Showing posts with label E-BOOK. Show all posts

October 26, 2010

Telekomunikasi Radio

Telekomunikasi radio merupakan suatu bentuk komunikasi modern yang memanfaatkan gelombang radio sebagai sarana untuk membawa suatu pesan sampai ke tempat tujuannya.

Keuntungannya:
Bisa menjangkau daerah yang cukup luas
Tidak diperlukan pemasangan kabel yang rumit

Kerugiannya:
Bisa terjadi gangguan komunikasi bila terdapat suatu interferensi.

Untuk mencegah suatu interferensi maka dibutuhkan pengaturan alokasi frekuensi yang digunakan oleh setiap daerah.

Modulasi
Merupakan teknik-teknik yang dipakai untuk memasukkan informasi dalam suatu gelombang pembawa, biasanya berupa gelombang sinus.
Alat yg digunakan untuk modulasi disebut Modulator, alat yg melakukan demodulasi disebut Demodulator, sedangkan alat yang bisa melakukan keduanya adalah Modem.
Bisa dilakukan secara digital maupun analog, bahkan bisa dengan penggabungan keduanya.
Karakteristik dari gelombang yg dimodulasi biasanya :
-Amplitudo
-Frekuensi
-Phase

Untuk Lebih Jelasnya Silakan Download :

Telekomunikasi Radio

Comment Back Myspace Comments

April 21, 2010

OSTEOPOROSIS

Penyakit osteoporosis sering disebut sebagai silent disease karena proses kepadatan tulang berkurang secara perlahan (terutama pada penderita osteoporosis senilis) dan berlangsung secara progresif selama bertahun-tahun tanpa kita sadari dan tanpa disertai adanya gejala.

Gejal-gejala baru timbul pada tahap osteoporosis lanjut, seperti:
• Mudah patah tulang
• punggung yang semakin membungkuk
• hilangnya tinggi badan
• nyeri punggung
Jika kepadatan tulang sangat berkurang sehingga tulang menjadi hancur, maka akan timbul nyeri tulang dan kelainan bentuk. Hancurnya tulang belakang menyebabkan nyeri punggung menahun. Tulang belakang yang rapuh bisa mengalami hancur secara spontan atau karena cedera ringan.
Biasanya nyeri timbul secara tiba-tiba dan dirasakan di daerah tertentu dari punggung, yang akan bertambah nyeri jika penderita berdiri atau berjalan. Jika disentuh, daerah tersebut akan terasa sakit, tetapi biasanya rasa sakit ini akan menghilang secara bertahap setelah beberapa minggu atau beberapa bulan.

Beberapa cara mendiagnosa osteoporosis sebelum terjadinya patah tulang :
1. Densitometer (Lunar) adalah Pemeriksaan kepadatan tulang
2. Densitometer-USG atau screening awal penyakit osteoporosis.
3. Pemeriksaan laboratorium untuk osteocalcin dan dioksipiridinolin

Penyebab Osteoporosis
1. Osteoporosis postmenopausal terjadi karena kekurangan estrogen (hormon utama pada wanita), yang dikarenakan menpouse.
2. Osteoporosis senilis merupakan akibat dari kekurangan kalsium yang berhubungan dengan usia
3. Osteoporosis sekunder yang disebabkan oleh keadaan medis lainnya atau oleh obat-obatan.
4. Osteoporosis juvenil idiopatik merupakan jenis osteoporosis yang penyebabnya tidak diketahui.

Faktor Risiko Terkena Osteoporosis
1. umur
2. keturunan penderita osteoporosis
3. gaya hidup seperti :
- sering mengkonsumsi minuman bersoda
- sering mengkonsumsi minuman berkafein dan berakohol
- merokok
- malas berolahraga
- kurang kalsium
- bobot tubuh yang cenderung ringan (kurus)

Untuk info lebih lanjut tentang bagaimana cara mengobati dan pencegahan dapat anda download ebooknya dibawah ini :

Ebook Osteoporosis

Semoga Ebook ini bermanfaat dan dapat membantu bagi yang memerlukannya, dtunggu komentarnya anda....
:D

Comment Back Myspace Comments




January 04, 2010

WAJARKAH KEJANG DEMAM PADA ANAK ???

Suhu yang meninggi atau demam adalah penyebab yang terbanyak dari kejang pada anak, dijumpai pada kurang lebih 4,8% atau 1 di antara 21 anak, adalah kelainan yang terbanyak di antara semua penyakit saraf anak. Apakah yang disebut kejang demam atau "febrile convulsion" ?

Kejang demam ialah semua bangkitan kejang yang terjadi pada kenaikan suhu di atas 38°C tanpa adanya tanda infeksi di dalam otak atau penyebab lainnya. Kejang demam pada umumnya dianggap tidak berbahaya dan sering tidak menimbulkan gejala ,akan tetapi bila kejang berlangsung lama sehingga menimbulkan hipoksia pada jaringan Susunan Saraf Pusat (SSP), dapat menyebabkan adanya gejala sisa di kemudian hari.

Bila suhu yang meningkat menyebabkan timbulnya bangkitan kejang pada seorang anak yang sehat sama sekali, disebut kejang demam sederhana, dalam hal ini Seorang sarjana yang banyak menyelidiki mengenai kejang demam ini ialah Livingston membuat kriteria-kriteria yang disebutnya sebagai "simple febrile conwlsion" atau kejang demam sederhana.
Kriteria yang dapat digolongkan sebagai kejang demam sederhana ialah:

1. Umur anak ketika kejang antara 6 bulan dan 4 tahun.
2. Kejang berlangsung hanya sebentar saja, tidak lebih dari 15 menit.
3. Kejang bersifat umum.
4. Timbulnya kejang di dalam 16 jam sesudah suhu mulai meningkat.
5. Pemeriksaan saraf sebelum dan sesudah kejang normal.
6. Pemeriksaan EEG yang dibuat sedikitnya 1 minggu sesudah penyakit berlalu tidak menunjukkan kelainan.
7. Frekuensi bangkitan kejang di dalam 1 tahun tidak melebihi 4 kali.


Tetapi selain kejang sederhana Livington juga memiliki kriteria kejang demam yang mengarah kepada epilepsi atau yang biasa disebut "Epilepsy triggered-off by fever" atau epilepsi yang diprovokasi oleh demam, yaitu kejang demam yang tidak memenuhi salah satu atau lebih dari ketujuh kriteria Livingston di atas.
Bagaimanakah kriteria kejang yang dimaksukan oleh Livingstone sebagai kejang yang mengarah kepada epilepsi ??
Akankah anak kita masuk dalam kriteria kejang sederhana atau malah masuk dalam kriteria kejang yang mengarah pada kejang epilepsi ??
Serta bagaimana cara menanggulangi hal tersebut ??
Temukan jawabannya dalam ebook berikut ini.

Download Link Ebook



Mohon diperhatikan bahan ini kami sajikan hanya sebagai referensi dan penambah pengetahuan dalam bidang kesehatan, dan sangat tidak disarankan langsung mencoba pengobatan terutama membeli obat dan mengobati anak tanpa ada bimbingan dari dokter.
Semoga bermanfaat dan semakin memperkaya pengetahuan kita dalam bidang kesehatan.



Comment Back Myspace Comments




December 31, 2009

Kanker Payudara

Kanker payudara adalah tumor ganas yang tumbuh di dalam jaringan payudara. Kanker bisa mulai tumbuh di dalam kelenjar susu, saluran susu, jaringan lemak maupun jaringan ikat pada payudara.
Penyebab
Penyebabnya tidak diketahui, tetapi ada beberapa faktor risiko yang menyebabkan seorang wanita menjadi lebih mungkin menderita kanker payudara.

Faktor Risiko
Beberapa faktor risiko yang berpengaruh adalah :
1. Usia.
Sekitar 60% kanker payudara terjadi pada usia diatas 60 tahun. Risiko terbesar ditemukan pada wanita berusia diatas 75 tahun.
2. Pernah menderita kanker payudara.
Setelah payudara yang terkena diangkat, maka risiko terjadinya kanker pada payudara yang sehat meningkat sebesar 0,5-1%/tahun.
3. Riwayat keluarga yang menderita kanker payudara.
Wanita yang ibu, saudara perempuan atau anaknya menderita kanker, memiliki risiko 3 kali lebih besar untuk menderita kanker payudara.
4. Faktor genetik dan hormonal.
5. Pernah menderita penyakit payudara non-kanker.
6. Menarke (menstruasi pertama) sebelum usia 12 tahun, menopause setelah usia 55 tahun, kehamilan pertama setelah usia 30 tahun atau belum pernah hamil.
7. Pemakaian pil kb atau terapi sulih estrogen.
8. Obesitas pasca menopause.
9. Pemakaian alkohol.
10. Pemakaian alkohol lebih dari 1-2 gelas/hari bisa meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
11. Bahan kimia.
Beberapa penelitian telah menyebutkan pemaparan bahan kimia yang menyerupai estrogen (yang terdapat di dalam pestisida dan produk industri lainnya) mungkin meningkatkan risiko terjadinya kanker payudara.
12. DES (dietilstilbestrol).
Wanita yang mengkonsumsi DES untuk mencegah keguguran memiliki risiko tinggi menderita kanker payudara.
13. Penyinaran.

Gejala dan Tanda
Gejala awal berupa sebuah benjolan yang biasanya dirasakan berbeda dari jaringan payudara di sekitarnya, tidak menimbulkan nyeri dan biasanya memiliki pinggiran yang tidak teratur.

untuk infrmasi lebih lanjut silakan download ebooknya, didalam ebook ini ada bagaimana cara pencegahan, macam-macam cara pengobatan serta pemeriksaan dini yang dapat kita lakukan sendiri untuk mengetahui apakah kita terkena kanker ini atau tidak...


Download Link Ebook



Selamat membaca semoga setelah membaca ebook ini kita lebih bisa memahami akan kanker payudara serta dapat melakukan pencegahan sedini mungkin...
Jangan lupa komentarnya bagi yang sudah membacanya...

Comment Back Myspace Comments